Home / Humas / PEMERINTAH KOTA MALANG GELAR PERINGATAN HARI SANTRI NASIONAL

PEMERINTAH KOTA MALANG GELAR PERINGATAN HARI SANTRI NASIONAL

Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober untuk pertama kalinya diperingati bersama di Balai Kota Malang. Apel besar peringatan hari santri diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Malang, tokoh agama, perwakilan ormas-ormas Islam dan santri-santri dari berbagai pondok pesantren di Kota Malang. Seluruh peserta mengikuti apel peringatan hari santri dengan busana khas santri pondok pesantren. Peserta apel pria mengenakan baju koko berwarna putih dan sarung, sedangkan peserta apel wanita mengenakan pakaian muslimah berwarna putih.

Apel peringatan Hari Santri dilengkapi dengan pembacaan Resolusi Jihad dan Ikrar Santri yang diikuti oleh seluruh peserta. Walikota Malang Sutiaji, saat memimpin apel menyatakan bahwa Hari Santri Nasional merupakan momentum bagi para santri untuk terus memperbaiki diri dan dapat mengimplementasikan ikrar santri yang telah diucapkan dalam kehidupan. ”Ikrar santri Indonesia akan menjadi semangat untuk menjaga kondusivitas kota Malang. Para santri sudah seperti anggota TNI, siap jiwa dan raganya untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.” ujar Sutiaji.

Terdapat beberapa agenda dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional di halaman depan Balai Kota Malang berupa santunan dan pemberian penghargaan yang diberikan langsung oleh Walikota Malang, Wakil Walikota Malang, Ketua DPRD Kota Malang, Kepala Kemenag Kota Malang, Ketua MUI Kota Malang, dan Sekretaris Daerah Kota Malang. Santunan secara simbolis oleh BAZNAS Kota Malang yang diberikan kepada santri yatim sejumlah 40 orang dan santunan untuk guru pondok pesantren yang berjumlah 20 orang. Agenda pemberian penghargaan diberikan kepada pemenang Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Daerah (POSPEDA) Kota Malang tahun 2018 dan kepada Kafilah Kemah Santri Kota Malang yang mendapat juara pada event Perkemahan Pramuka Santri Nusantara Propinsi Jawa Timur tahun 2018. 

Setelah barisan apel dibubarkan, seluruh peserta apel dipersilahkan untuk mengunjungi pameran bazar di Jl. Gajah Mada sebelah halaman Balai Kota Malang. Sebanyak kurang lebih 51 stan UMKM berlabel halal disajikan dalam bazar peringatan Hari Santri Nasional. Sutiaji berharap, pameran ini dapat menjadi cikal bakal terwujudnya destinasi wisata halal yang dicanangkan pemerintah Kota Malang. (Bhn)

 

 

Check Also

PLT. KEPALA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI JAWA TIMUR MEMBUKA ACARA FESTIVAL ANAK SHOLEH DAN KREATIFITAS GURU IGRA SE-JAWA TIMUR

Pendidikan dianggap sebagai suatu investasi yang paling berharga dalam meningkatkan kualitas sumber daya insani untuk …

BIMAS ISLAM KEMENAG KOTA MALANG ADAKAN BIMBINGAN PERKAWINAN PRA NIKAH USIA REMAJA DI UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

Pernikahan merupakan suatu gerbang awal bagi setiap pasangan dalam menjalani bahtera rumah tangganya. Sakinah mawaddah …

JUM’AT SEHAT – KEMENAG KOTA MALANG LAKUKAN RUTINITAS SENAM PAGI

Di era milenial sekarang ini, setiap orang memiliki aktivitas yang cukup padat, terutama bagi pekerja …

KANKEMENAG KOTA MALANG ADAKAN EVALUASI PENYUSUNAN LAPORAN KEGIATAN

Pentingnya proses evaluasi terhadap suatu kegiatan mengharuskan seluruh anggota organisasi memahami cara dan proses dari …

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.