• Info PAH Update
Home / Bimas Islam / Kemenag Kota Malang Gandeng Universitas Gajayana Malang Cegah Angka Perceraian

Kemenag Kota Malang Gandeng Universitas Gajayana Malang Cegah Angka Perceraian

(humas) – Guna mengantisipasi perceraian di pernikahan usia dini Kemenag Kota Malang bekerjasama dengan Universitas Gajayana Malang melakukan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah Remaja Usia Nikah. Kasi Bimas Islam Kota Malang Drs. H. Moh. Rosyad mengatakan, bahwa Kegiatan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah Remaja Usia Nikah ini merupakan Proses Enabling (pemberdayaan) yang sekaligus diharapkan menjadi faktor pemungkin (enabling factor) untuk ketahanan keluarga ke depan.

“Dalam Bimbingan Perkawinan ini akan didiskusikan bersama berbagai macam keterampilan dan pengetahuan  tentang hidup berkeluarga. Kesiapan mental, emosi serta pemahaman berkeluarga yg memungkinkan terjadinya perubahan sikap dan kesiapan untuk berumah tangga,” terang Rosyad,Rabu, (20/11/19).

Ia juga menuturkan, keterampilan yang dimaksud diantaranya keterampilan berkomunikasi, keterampilan dalam memanajemen masalah, keterampilan dalam merencanakan keluarga, pengetahuan tentang makna dan esensi nikah.

“ Nikah itu MOU, nikah itu kesepakatan dan perjanjian antara calon mempelai putra dan calon mempelai putri untuk saling membahagiakan. Karena itu, tidak ada celah saling menuntut, karena masing  masing  pasangan ingin membahagiakan pasangannya masing masing. Selain menjadi enabling faktor, bimbingan Perkawinan ini juga diharapkan akan menjadi faktor penguat (rendering factor) dalam membentuk ketahanan keluarga,” urai Rosyad di Aula Magister Manajemen Universitas Gajayana Malang.

Dengan Seksama : Masing masing peserta serius mengikuti Bimbingan Perkawinan Remaja Usia Nikah, Rabu (20/11/19).

Sementara, acara akan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 20-23 Nopember 2019, dimulai pukul 07.30 – 16.00 wib, terbagi dalam 4 angkatan.  Masing-masing angkatan diikuti oleh 50 peserta dari Fakultas bahasa ingris, akutansi dan manajemen. Untuk fasilitator dan narasumber  terdapat  enam orang diantaranya, Dr. H. Muhtar Hazawawi, M.Ag., Prof. Dr. Hj. Dyah Sawitri, Prof. Dr. Hj. Ernani Hadiati, Dr. H. Djuni Farhan, SE. M.Si., Dr. H. Amanullah, M.Ag., termasuk Drs. H. Moh. Rosyad, M.Si.

Rosyad juga menambahkan, bimbingan perkawinan kali ini semakin bermakna dengan adanya dukungan penuh dari civitas akademika Universitas Gajayana. Dinilainya, mahasiswa yang menjadi peserta mempunyai privilage dan merupakan man of future sekaligus leader of future.

“Intinya perencanaan keluarga millenial sangat penting agar ketahanan keluarga terjaga, mengingat banyak pasangan mudah bercerai bukan karena ada masalah, akan tetapi karena tidak tau masalah itu apa. Masih sangat ego dan tidak bisa mengendalikan emosi. Bukankah conflict in married is inheren, masalahnya adalah bagaimana kita bisa memanajemen konflik itu menjadi sesuatu yang positif, dan itu butuh keterampilan serta pemahaman,” tegas Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Malang.

Check Also

Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Malang Menyerahkan Bantuan Motor Viar New Karya 300 dan Bantuan Lainnya

  Kamis, 14/11/2010, Kasi Bimas Islam, Drs. Moh Rosyad, M.Si, yang juga tokoh Agama di …

Peringati Maulid Nabi, Kepala Kemenag Kota Malang Beri Bantuan 300 Al-Qur’an Kepada Takmir Masjid

Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, dan Peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember, Kepala Kemenag …

Peningkatan Manajemen SDM KUA

Humas-Kota. Sabtu (12/10/2019). Seksi Bimas Islam Kementerian Agama Kota Malang, mengadakan kegiatan: “Peningkatan Manajemen Sumber …

Rakor Persiapan HAB Kemenag ke 74

(Humas-Kota) Selasa, 08/10/2019, bertempat di ruangan Mini Hall kantor kementerian Agama Kota Malang pukul 8.30, …

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.