Home / SAMBUTAN KAKANWIL KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI JATIM PADA ACARA PEMBUKAAN INTENSIFIKASI DAN OPTIMALISASI ZAKAT PROFESI DI KALANGAN PENGUSAHA, AKADEMISI DAN PROFESIONAL DI SAHID MONTANA HOTEL, 28 JUNI 2011

SAMBUTAN KAKANWIL KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI JATIM PADA ACARA PEMBUKAAN INTENSIFIKASI DAN OPTIMALISASI ZAKAT PROFESI DI KALANGAN PENGUSAHA, AKADEMISI DAN PROFESIONAL DI SAHID MONTANA HOTEL, 28 JUNI 2011

ASSALAMU’ALIKUM WR. WB.

YANG KAMI HORMATI :

SDR. KASUBDIT DAN SEGENAP PEJABAT DARI DITJEN

BIMAS ISLAM KEMENAG RI PUSAT

SDR. KASI BINA LEMBAGA ZAKAT WAKAF KANWIL

KEMENAG PROVINSI JATIM

SDR. KASI PEMBERDAYAAN ZAKAT DAN WAQAF KANWIL

KEMENAG PROVINSI JATIM

SEGENAP PANITIA DAN PESERTA YANG DIRAHMATI ALLAH,

 

PUJA DAN PUJI SYUKUR MARILAH KITA PANJATKAN KEHADIRAT ALLAH SWT KARENA ATAS LIMPAHAN RAHMATNYA. KITA PADA SORE HARI INI DAPAT HADIR, BERTEMU MUKA DI TEMPAT INI DALAM KEADAAN SEHAT WAL AFIAT.

SHALAWAT SERTA SALAM SEMOGA SENANTIASA TERCURAH BAGI JUNJUNGAN KITA NABI MUHAMMAD SAW, BESERTA KELUARGA , SAHABAT DAN PENGIKUT SETIANYA HINGGA AKHIR JAMAN.

PESERTA YANG BERBAHAGIA, SEJAK DIUNDANGKANNYA UU NO. 38 TAHUN 1999 TENTANG PENGELOLAAN ZAKAT DI INDONESIA KHUSUSNYA JAWA TIMUR BELUM MENUNJUKKAN HASIL YANG MEMBANGGAKAN KARENA SECARA UMUM PENGELOLAAN ZAKAT BELUM MAMPU MENJAWAB PROBLEM UMAT KHUSUSNYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN UMAT.

UNTUK DAPAT MELAKUKAN SEBUAH PERUBAHAN DALAM PENGELOLAAN ZAKAT TERKAIT DENGAN SEGALA POTENSI DAN MASALAH YANG ADA, MAKA DIPERLUKAN SEPERANGKAT TATA NILAIYANG MENJADI KESAMAAN PANDANG DAN SEKALIGUS MEMICU ETOS KERJA DALAM PENINGKATAN KUALITAS PENGELOLA ZAKAT KHUSUSNYA DI JAWA TIMUR. ADA FORMULASI LIMA 5 KATA KUNCI SESUAI DENGAN VISI KEMENTERIAN AGAMA YANG MENJADI BANGUNAN TATA NILAI PENGELOLAAN ZAKAT YAITU:

  1. SHIDDIQ/ JUJUR BERARTI JUJUR DALAM PERKATAAN, SIKAP DAN PERBUATAN.
  2. AMANAH/ PROFESSIONAL: DAPAT DIMAKNAI PROFESIONALITAS DALAM MEMEGANG TEGUH KEPERCAYAAN DAN TANGGUNG JAWAB YANG DI BERIKAN DALAM PENGELOLAAN ZAKAT.
  3. TABLIGH/INFORMATIF: DIARTIKAN DENGAN MENYAMPAIKAN DA MENUNAIKAN SEMUA YANG MENJADI TUGAS DAN TANGGUNG JAWABNYA. KHUSUSNYA SENANTIASA MEMBERIKAN BIMBINGAN BERUPA PENGAJARAN, PEMAHAMAN DAN PENGAMALAN ZAKAT DI MASYARAKAT.
  4. FATHANAH/ CERDAS : DIARTIKAN CERDAS INTELEKTUAL, EMOSIONAL DAN PROFESSIONAL SEHINGGA SELURUH KEPUTUSAN DAN KEBIJAKAN YANG DIAMBIL DALAM PENGELOLAHAN ZAKAT AKAN TEPAT SASARAN, TEPAT WAKTU DAN TEPAT GUNA.
  5. IKHLAS : DIARTIKAN DENGAN KEJUJURAN DAN KETULUSAN DALAM MELAKSANAKAN TUGAS DAN KEWAJIBAN. KEIKHLASAN INI DIHARAPKAN DAPAT/ SENANTIASA MENJIWAI SELURUH AKTIFITAS PENGELOLA ZAKAT (AMIL ZAKAT).

SELANJUTNYA BERLANDASAN TATA NILAI TERSEBUT DALAM RANGKA OPTIMALISASI MANAJEMEN PENGELOLAHAN ZAKAT, KANWIL KEMENTERIAN AGAMA PROV. JAWA TIMUR MENYUSUN ARAH KEBIJAKAN DAN STRATEGI DI BIDANG PENGELOLAAN ZAKAT, YAITU :

  1. PENINGKATAN MUTU PELAYANAN DAN PENGELOLAAN ZAKAT, INFAQ, SEDEKAH SERTA DANA IBADAH SOCIAL LAINNYA.
  2. PENINGKATAN KUALITAS LEMBAGA PENGELOLA ZAKAT, INFAQ, SEDEKAH MELALUI PEMBERIAN BANTUAN OPERASIONAL KELEMBAGAAN, PENINGKATAN KUALITAS TENAGA PENGELOLA DAN PENGEMBANGAN JARINGAN.
  3. MENGEMBANGKAN SYSTEM INFORMASI LEMBAGA PENGELOLA ZAKAT (PEMANFAATAN IT) DALAM RANGKA PENGUATAN JARINGAN DAN AKSES INFORMASI YANG LEBIH LUAS.

SELAIN ITU KELIMA KEBIJAKAN DAN STRATEGI PENGELOLAAN ZAKAT DI JATIM TERSEBUT DIDUKUNG OLEH :

  1. PENINGKATAN KUALITAS MANAJEMEN DAN TATA KELOLA ZAKAT.
  2. PENINGKATAN SYSTEM INFORMASI DAN PELAYAN PUBLIK.
  3. PENINGKATAN PENELITIAN DAN PENGELOLA ZAKAT.
  4. PENINGKATAN KOORDINASI DAN KERJASAMA LINTAS BIDANG DAN SEKTORAL, LINTAS PROGRAM, LINTAS PELAKU DAN LINTAS KEMENTERIAN.

SELANJUTNYA DALAM UPAYA INTENTIFIKASI DAN OPTIMALISASI ZAKAT KHUSUSNYA ZAKAT PROFESI PERLU DILAKUKAN LANGKAH- LANGKAH SERIUS KHUSUSNYA DI JAWA TIMUR MENGINGAT MASIH BANYAK DITEMUI PERBEDAAN IKHWAL KEABSAHAN ZAKAT PROFESI ITU SENDIRI SECARA FIQH (WALAUPUN MUI TELAH MENGELUARKAN FATWA TENTANG DIBOLEHKANNYA ZAKAT PROFESI TERSEBUT). KARENA ITULAH KEMENTERIAN AGAMA MELALUI BAZDA DAN KERJASAMA DENGAN MUI BERUPAYA SECARA SERIUS MELAKUKAN SOSIALISASI, DAN SECARA INTENSIF MENGUPAYAKAN SEMUA PNS MENJADI MUZAKKI BAZDA.

SELAIN ITU DIPERLUKAN LANGKAH CERDAS DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN BERZAKAT DENGAN MEMANFAATKAN PRODUK TEKNOLOGI YANG ADA DALAM PENGELOLAAN ZAKAT SEHINGGA DAPAT MENJANGKAU SEMUA LAPISAN MASYARAKAT BAIK PENGUSAHA, AKADEMISI DAN PROFESIONAL MELALUI :

  • MEMBUAT WEBSIDE BADAN AMIL ZAKAT DI MEDIA INTERNET.
  • MEMASANG IKLAN DI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET.
  • MEMBUAT PROGRAM PROMOSI MELALUI HP DENGAN PROGRAM SMS ZAKAT.

DENGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI INI DIHARAPKAN TERJADI PENINGKATAN DALAM PENDAPATAN PEROLEHAN ZAKAT PROFESI, PENINGKATAN KEPUASAN MUZAKKI MUSTAHIK.

KIRANYA DEMIKIANLAH HAL-HAL PENTING YANG DAPAT SAYA SAMPAIKAN DALAM KESEMPATAN INI SEBAGAI SALAH SATU IKHTIAR KITA UNTUK MEMAJUKAN ZAKAT DI JAWA TIMUR. DEMIKIANLAH DENGAN MENGUCAP BISMILLAHIRROMANIRROHIM KEGIATAN INTENSIFIKASI DAN OPTIMALISAISI ZAKAT PROFESI DI KALANGAN PENGUSAHA, AKADEMISI DAN PROFESIONAL TAHUN 2011 SECARA RESMI KAMI NYATAKAN DI BUKA DAN DIMULAI.

SEKIAN DAN TERIMA KASIH.

WASSALAMU’ALAIKUM. WR. WB.

 

 

MALANG, 28 JUNI 2011

KEPALA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA

PROVINSI JAWA TIMUR

DRS. H. SUTRISNO RAHMAD, SE. M.PD. MM

Leave a Reply